5 Jenis Iklan Digital Untuk Membangun Bisnis Anda

Saat ini semakin marak penggunaan internet diberbagai kalangan, promosi atau iklan tidak hanya sebatas menggunakan media konvensional. Penggunaan iklan melalui media digital menjadi relevan dan dibutuhkan di era informasi yang dinamis ini.

Masih banyak perusahaan yang masih ragu untuk menggunkan iklan digital sebagai media promosi produk atau jasa mereka. Mereka masih belum percaya akan efektivitas dari iklan digital dan merasa biaya yang dikeluarkan lebih besar dibandingkan promosi iklan konvensional yang mereka jalankan sekarang.

Jika kita pelajari lebih lanjut, promosi iklan digital justru akan lebih efektif dan menguntungkan dibanding dengan media promosi offline. Berikut 5 jenis iklan digital untuk membangun bisnis anda yang wajib diketahui.

  1. Paid Search/Search Engine Marketing

Sejak ditemukannya mesin pencari online, siapapun akan dengan mudah menemukan yang dicari di dunia maya atau internet. Keberadaan mesin pencari seperti google sudah merubah perilaku konsumen. Dimana konsumen saat ini bisa mencari produk di Google terlebih dahulu sebelum sebelum membelinya. Menurut Google sebanyak 84 persen konsumen mencari produk di Google sebelum membelinya. Kesempatan ini bisa Anda manfaatkan untuk menunjukkan iklan online Anda melalui hasil pencarian.

Sebenarnya, paid search dapat ditemukan di semua mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing. Namun, kami hanya akan membahas paid search dari Google saja karena penggunanya paling banyak.

Google menyediakan layanan paid search melalui Google Ads yang sebelumnya dikenal dengan Google AdWords. Google melakukan rebranding Google AdWords menjadi Google Ads dengan tetap mempertahankan fitur-fitur yang sudah ada dengan dibekali fitur baru seperti Smart Campaign. 

Google Ads menawarkan cara beriklan melalui hasil pencarian, iklan display, iklan YouTube, dan iklan di aplikasi seluler. Andapun dapat memulai iklan online di Google Ads dengan mudah.

Hal yang harus diperhatikan di paid search adalah kata kunci. Anda harus memilih kata kunci yang tepat, yaitu kata kunci yang paling banyak dicari oleh calon konsumen untuk mencari produk Anda. Ketika mencari sebuah kata kunci yang berkaitan dengan produk tertentu, calon konsumen bisa menemukan hasil pencarian dengan label iklan seperti di atas. Hasil pencarian dengan label iklan itu yang disebut sebagai paid search.

Misalnya, ketika seseorang mencari ACCURATE Software, Google akan menempatkan iklan ACCURATE Software di hasil pencarian orang tersebut.

2. Paid Social/Social Media Advertising

Di poin pertama sudah dijelaskan tentang iklan online di hasil pencarian Google. Tidak hanya di hasil pencarian Google, Anda juga bisa membuat iklan online di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Media sosial menjadi tempat strategis di dunia maya untuk meletakkan iklan online Anda. Berdasarkan riset, 87,13% pengguna internet di Indonesia mengakses layanan media sosial.

Selain itu, iklan online di media sosial memungkinkan Anda untuk menargetkan secara spesifik calon-calon pelanggan berdasarkan kategori tertentu seperti tingkat pendidikan, umur, lokasi, minat, hobi, gender, dan penghasilan.

Beberapa media sosial populer yang bisa Anda gunakan adalah Facebook Ads, Instagram Ads, dan Twitter Ads. Terdapat beberapa perbedaan yang harus diperhatikan ketika memilih media sosial untuk menempatkan iklan Anda. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah objektif yang bisa dicapai masing-masing media sosial.

Facebook dan Instagram menawarkan tiga objektif yang sama karena di bawah satu payung perusahaan, yaitu Awareness, Consideration, dan Conversion.

Objektif Facebook Ads dan Instagram Ads:

  • Awareness objectives adalah tujuan membangun brand awareness atau meningkatkan jangkauan merek.
  • Consideration objectives adalah mengarahkan trafik ke website, meningkatkan engagement, meningkatkan instalasi aplikasi, lead generation, atau mendorong audiens untuk menghubungi perusahaan Anda melalui messenger.
  • Conversions objectives adalah menciptakan konversi online (online conversion) atau mendorong audiens untuk datang ke toko fisik, jika ada.

Format iklan yang disediakan pun beragam. Beberapa format iklan yang sama-sama tersedia di Facebook dan Instagram adalah photo ads, video ads, dan carousel ads. Untuk format iklan yang hanya tersedia di Facebook adalah collection ads, slideshow ads, lead ads, dan messenger ads. Sedangkan format iklan yang hanya tersedia di Instagram adalah Instagram Stories Ads.

Walaupun tidak sepopuler dua media sosial sebelumnya, Twitter pengguna aktif yang cukup banyak di Indonesia, yaitu 40 persen. Hal ini membuat Twitter menjadi salah satu media sosial potensial untuk beriklan.

Twitter Ads menawarkan enam objektif:

  • Conversion adalah mempromosikan tweet ke orang-orang yang berpotensi untuk melakukan konversi di website Anda.
  • Tweet engagement adalah memulai percakapan mengenai merek Anda di Twitter.
  • Gain followers adalah mempromosikan akun Twitter Anda dan biaya yang dibayarkan adalah per follower yang didapatkan.
  • Increase brand awareness adalah mempromosikan tweet ke audiens dengan jangkauan luas dan biaya yang dibayarkan adalah per impression yang didapatkan.
  • Video views adalah mempromosikan video Anda ke audiens yang sudah ditargetkan dan biaya yang dibayarkan per view video tersebut.
  • App install adalah mempromosikan tweet dan akan dikenakan biaya per dibukanya link atau per install aplikasi.

Format iklan yang disediakan adalah Twitter Promote dan Twitter Ad Campaign.

3. Email Marketing

Anda juga bisa beriklan melalui email. Email tidak hanya berguna sebagai alat komunikasi personal, tetapi juga dapat dijadikan sebagai alat pemasaran. Email marketing adalah pengiriman pesan komersial seperti newsletter dan promosi melalui email.

Email marketing tidak hanya murah, tetapi juga memiliki tingkat efektivitas tinggi. Menurut penelitian McKinsey and Company, email marketing 40 kali lebih efektif dibandingkan media sosial seperti Facebook dan Twitter. Oleh karena itu, penggunaan email marketing sebagai salah satu iklan online sangat dianjurkan. 

4. Remarketing

Selain menyediakan paid search, Google juga menyediakan layanan remarketing. Google Adwords (kini Google Ads) Remarketing menunjukkan iklan online kepada orang-orang yang telah mengunjungi website atau aplikasi Anda.

Ketika orang-orang tersebut meninggalkan website atau Anda, entah mereka membeli ataupun tidak membeli produk Anda, mereka akan mulai melihat iklan-iklan Anda saat browsing situs lain atau sedang menonton video di YouTube.

Misalnya, setelah Anda mengunjungi website ACCURATE Software, di hasil pencarian atau iklan-iklan di website yang Anda kunjungi setelahnya akan muncul iklan ACCURATE Software. Tujuan utama dari remarketing adalah untuk mempertahankan buying intent atau keinginan membeli dari calon pelanggan.

5. Video Marketing

Video marketing merupakan salah satu jenis iklan online paling efektif untuk semua jenis usaha, baik itu perusahaan kecil maupun perusahaan besar. Efektivitas video marketing dibuktikan kebenarannya oleh Vidyard, sebuah perusahaan berskala internasional di bidang marketing yang berfokus pada video online.

  • Menurut laporan Vidyard tahun 2017, 92 persen perusahaan (perusahaan berskala besar dan kecil) menyatakan bahwa video penting untuk content marketing. Di tahun 2017, 41 persen perusahaan memproduksi video marketing sebanyak 11 sampai 50 video. Masih berdasarkan laporan Vidyard, 70 persen perusahaan juga menyatakan bahwa video marketing lebih efektif dibandingkan tipe konten lain untuk mendorong konsumen melakukan conversion.

Konten seperti apa saja yang bisa Anda gunakan untuk video marketing? Berikut adalah beberapa konten video marketing yang bisa Anda terapkan untuk perusahaan Anda: video produk, demo produk, video penjelasan produk, video media sosial, webinar, video tutorial, video konsumen, live stream, dan vlog. 

 

GRATIS ACCURATE ONLINE

 

 

Ipin
Cant remember
Never forget

About the author

Ipin

Cant remember
Never forget

Leave a Comment