6 Teknik Optimasi Email Pemasaran untuk Bisnis Kecil

Mengapa Perlu Email Pemasaran?

Sejak social media muncul dan menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat terutama kaum milenial dan pengusaha, maka penggunaan email mulai meningkat dan semakin berkembang pesat hingga saat ini. Bahkan sejak kemunculan ponsel pintar berbasis Android maka email adalah hal wajib yang harus dimiliki oleh pengguna ponsel pintar tersebut agar bisa menggunakan ponselnya. Itulah mengapa email menjadi penting kita manfaatkan untuk pemasaran produk atau jasa kita

Email pemasaran tentu saja berbeda dengan email secara umum. Email pemasaran adalah email yang dikelola menggunakan sebuah software email marketing. Email marketing menawarkan kemudahan dan kepraktisan serta kelengkapan fitur untuk memenuhi kebutuhan para marketer dalam menyusun dan mengirimkan email profesional ke ribuan penerima dalam sekali kirim atau mengirimkan email secara otomatis kepada pelanggannya.

Ada banyak sekali software email marketing yang bisa kita gunakan baik email marketing Indonesia maupun luar negeri.

Bagi Anda yang sudah sering menggunakan email pemasaran namun belum bisa mendapatkan hasil konversi yang baik untuk pemasaran atau bisnis Anda, mungkin karena Anda hanya mengirim pesan email pemasaran seperti orang berjualan pada umumnya. Hal ini tentu saja sangat disayangkan karena penggunaan email pemasaran Anda tidaklah gratis dan konsekuensinya bukannya Anda mendapatkan konversi justru akan kehilangan subsriber dari list Anda.

Cara Optimasi Email Pemasaran

Email pemasaran yang dikirimkan melalui software email marketing seringkali tidak efektif dan tidak membuahkan konversi. Hal ini dikarenakan antara lain email pemasaran Anda tidak sampai kepada pelanggan, atau email Anda tidak menarik untuk dibaca oleh pelanggan. Untuk itulah Anda perlu melakukan optimasi terhadap email yang akan Anda kirim. Di bawah ini ada 6 cara optimasi email pemasaran Anda agar sesuai dengan harapan Anda yaitu email sampai kepada pelanggan dan pelanggan mau membacanya.

1. Kumpulan list email yang sesuai minatnya

List email yang Anda masukkan ke dalam subscriber grup Anda sebaiknya adalah list yang potensial dan berhubungan dengan rencana produk atau jasa yang akan Anda sampaikan sesuai minat mereka. Sebagai contoh Anda mengumpulkan list subscriber peminat make up melalui form subsrcibtion landing page atau artikel website Anda yaang mengulas tentang make up. Jika kedepannya Anda mau mengirimkan email produk Anda yang lain, misalnya produk otomotif, jangan sekali-kali Anda mengirimkan campain kepada grup pecinta make up ini atau anda akan kehilangan supscriber di dalamnya.

2. Subscriber yang Bersih dan Potensial

Jika Anda memasang form subscribtion di Landing Page atau Artikel Anda untuk mengumpulkan subscriber, siapapun bisa mengisi form tersebut dan akan masuk ke dalam list grup subsriber Anda. terkadang ada orang yang hanya iseng mengisi dengan data asal-asalan, dan kemungkinan besar spam pun bisa masuk ke list Anda. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda dapat mengaktifkan Double Opt-in yang ada di software email marketing Anda. Dengan mengaktifkan Double Opt-in ini sudah dipastikan bahwa orang yang mengisi form Anda tersebut adalah orang yang benar-benar menghendaki dengan keseriusan karena dia diwajibkan melakukan verifikasi link yang terkirim ke emailnya sebelum benar-benar masuk ke grup mailing list Anda.

3. Edukasi Customer Terkait Email dari Anda

Jika Anda memasang form subscribtion di dalam landing page atau di artikel website Anda dan Anda jika memasang email automation, pastikan mereka diarahkan otomatis ke congratulation page untuk sekaligus mengedukasi mereka apa yang perlu dilakukan. Hal ini perlu Anda lakukan karena biasanya email marketing yang terkirim ke subscriber baru untuk pertama kali akan masuk ke inbox promotion atau spam.Contoh Congratulation page bisa anda lihat di sini

4. Berikan Value untuk Subscriber Anda

Untuk email pertama, jangan pernah terburu-buru untuk mengirimkan email penawaran produk atau jasa Anda. Hampir semua orang menyukai belanja, namun tidak ada satupun orang di dunia ini yang suka jika ditawarkan jualan Anda. Dalam tahap awal, lupakan niat jualan Anda. Dari pada menawarkan penjualan yang sudah pasti akan mendapatkan hasil kosong, lebih baik berikan value kepada mereka melalui tips ringan yang bisa dilakukan semua orang.

seperti contoh: Banyak yang tidak sadar bahwa uang adalah media penularan Virus paling cepat, begini tips mengatasinya.

  • Gunakan pembayaran non tunai
  • Jika terpaksa memakai uang tunai, cucilah uang kembalian dengan cara mencelupkan sebentar ke larutan detergent atau cairan desinfectan lalu membilasnya di bawah kran air mengalir lalu mengerngkannya dengan cara menempel uang basah di tembok atau di dinding luar kulkas.

Ini hanya sekedar contoh dan Anda bisa memberikan banyak tips lainnya.

5. Copywriting yang Menarik

Jika Anda ingin menawarkan sebuah produk, Anda bisa bercerita tentang seuah masalah dan proses menemukan solusinya. Sebagai contoh jika Anda adalah penjual kaos kaki merk ADIDAS atau NIKE Original maka Anda bisa memulai cerita dari sebuah pasar malam atau mushola sebuah pom bensin. apa hubungannya dengan kaos kaki Original Anda. Simak contoh berikut ini.

Saya adalah orang perantauan dari lampung yang merantau ke Jakarta. saya bekerja di sebuah Mal sebagai SPG. Saat malam di dekat kosan saya ada pasar malam gelaran dan saya jalan kesana karena sangat ramai, disana saya melihat ada lapak penjualan kaos kaki yang sangat murah dari berbagai merek terkenal ada Adidas, Nike, Reebok, dan lain sebagainya. Harga kaos kasi terpasang jelas yaitu Rp. 10.000 dapet 3 pasang. Sayapun membelinya 6 pasang sekalian. Lumayan murah dan bermerek dalam benak saya. Saya pulang dan mencuci semua kaos kaki yang baru saya beli. Besok lusanya saya dengan penuh semangat pergi berangkat kerja dengan kaos kaki baru dan bermerek. Pas jam istirahat saya pergi sholat di masjid mal. Ketika mau wudhu saya mencium aroma terasi busuk yang begitu menyengat, sayapun tidak menghiraukannya tetap sajapergi wudhu dan sholat. selesai sholat saya hendak memakai sepatu namun hati ini agak curiga kok bau menyengat itu seperti berasal dari sepatu saya. Ketika saya cium kaos kaki saya yang masih kinclong itu ternyata rasanya langsung mau pingsan.  Sayapun memakai kembali dan besoknya saya ganti kaos kaki lain namun semuanya menghasilkan aroma yag sama. Tanya ke teman katanya dirusuh taburi kopi tapi kaki saya menjadi kotor saat melepas kaos kaki. Lalu saya memutuskan untuk coba cara lain yaitu membeli kaos kaki di toko Mal yang menjual kaos kaki dengan brand terjamin keasliannya. memang harganya lumayan Rp. 75.000 an satu pasang tapi ternyata memang benar, saya pakai tidak menyebabkan bau kaki. bahkan saya coba test dipakai setiap hari selama seminggupun tidak menimbulkan bau. Ternyata biang kerok bau itu bukanlah dari kaki kita tetapi dari kaos kaki yang kita pakai.

Sekiranya sampai disinilah Anda bisa mengarahkan pembaca untuk melihat produk kaos kaki yang Anda jual.

Copy writing yang mengandung masalah dan solusi biasanya akan lebih efektif dari pada Anda menawarkan diskon produk.

6. Subject Email yang Klikbait

Sebagus apapun isi email yang Anda kirim, jika judul emailnya kurang merangsang minat pembaca untuk klik email tersebut maka akan sia-sia. Pastikan dibuat klikbait namun harus relevan dengan isi emailnya sehingga menghindari bounce rate atau email Anda akan dilaporkan sebagai spam.

Itulah 6 Teknik Optimasi Email Pemasaran untuk Bisnis Kecil yang bisa Anda lakukan agar email Anda sesuai dengan maksud dan tujuan utama Anda yaitu mendapatkan konversi atau penjualan.

Anto
Digital Marketer
Pemilik Peternakan Kampung Kelinci
Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk
Pemegang Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
Pemegang Saham PT Aneka Tambang Tbk
Pemegang Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

About the author

Anto

Digital Marketer
Pemilik Peternakan Kampung Kelinci
Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk
Pemegang Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
Pemegang Saham PT Aneka Tambang Tbk
Pemegang Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Leave a Comment