6 Tips Mudah Buka Bisnis Wedding Organizer

Written by Karunia

Bisnis wedding organizer atau WO di Indonesia merupakan peluang besar yang sangat menjanjikan. Sebab, pernikahan akan terus berlangsung bagi pasangan yang sedang merencanakan pernikahan.  Pastinya setiap pasagan menginginkan pesta pernikahannya menjadi momen yang terindah dalam hidupnya. Momen berkesan ini juga sangat besar nilai kebahagiannya bagi orang tua, saudara, dan kerabat dekat lainnya.

Di situlah wedding organizer mengambil perannya dalam membantu setiap calon pengantin untuk merencanakan pesta pernikahan mulai dari dekorasi, katering, make up pengantin, fotografi, video dan sebagainya. Selain itu, wedding organizer juga membantu setiap pasangan untuk mewujudkan pesta pernikahannya sesuai dengan konsep yang diinginkan, baik tradisional hingga international atau sederhana hingga mewah sekalipun.

Walau menjalankan wedding organizer ini membutuhkan kerja keras dan butuh banyak waktu untuk mencapai kesuksesan, tapi bisnis WO bisa dilakukan dengan fleksibel. Artinya bisa dilakukan di rumah dan pastinya akan mendatangkan omzet yang sangat besar.

Bagi Anda yang sudah mempunyai ilmu dasar pengorganisasian atau pengalaman pernah bergabung di event organizer lainnya, tak ada salahnya mencoba bisnis ini. Agar bisnis wedding organizer bisa berjalan dengan lancar dan mencapai kesuksesan, simak lima tips berikut ini!

1. Pastikan Target Market

Apapun jenis bisnis yang dijalankan pastinya memiliki target yang dijadikan sebagai sasaran konsumen, ini juga berlaku pada bisnis wedding organizer. Menentukan target pasar dengan tepat merupakan hal pertama yang harus dilakukan, apakah masyarakat kalangan menengah saja, menengah ke atas atau kalangan atas saja.

Hasil keputusannya nanti tentunya akan memudahkan Anda dalam melakukan perencanaan bisnis selanjutnya seperti perancangan keuangan, konsep hingga proses marketing. Anda bisa coba gratis Accurate Online untuk memudahkan pencatatan dan pembukuan. Free konsultasi Accurate online di Whatsapp 081281091718 (Karunia).

2. Kerja Sama Dengan Banyak Partner

Pada umumnya, wedding organizer yang baru berdiri akan melibatkan banyak pihak dari luar yang akan melengkapi kebutuhan wedding organizer, seperti mitra katering, tata rias, busana pengantin, dokumentasi foto dan video, hiburan, toko bunga, aula resepsi dan sebagainya. Bila ini dikerjakan sendiri bersama tim tentunya sangat sulit dilakukan.

Maka, sangat perlu menjalin kerja sama dengan banyak mitra atau partner dengan baik. Hal ini tentu akan memudahkan dalam menjalankan bisnis wedding organizer tersebut, termasuk dalam menentukan kosep yang sesuai dengan budget pernikahan calon pengantin.

3. Banyak Pilih Konsep Pernikahan

Tak bisa dipungkiri, persaingan dalam bisnis tidak akan pernah ada habisnya. Setiap bisnis pastinya memiliki kompetitor yang bersaing ketat untuk mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. Dalam hal ini, menyuguhkan penawaran paketan konsep yang menarik bisa menjadi solusi yang tepat.  

Caranya, Anda hanya tinggal mengikuti tren pasar terkini mulai dari yang tradisional hingga modern. Kemudian, itu bisa dijadikan sebagai bahan untuk berinovasi dengan mengkobinasikan unsur lain. Misalnya, adat tradisional tapi disuguhkan dengan konsep mewah mulai dari dekorasi, menghidangkan menu-menu yang bervariasi antara tradisional dan modern dan sebagainya. Pastikan, setiap paketan konsep yang ditawarkan juga memiliki harga yang sesuai dengan target pasar.

4. Teamwork

Dalam bisnis wedding organizer, Anda adalah kepala atau pemimpin yang akan menentukan langkah kesuksesan sebuah event pernikahan. Maka untuk membuat sukses, selain harus membangun relasi yang kuat dengan partner bisnis, Anda juga harus memiliki tim kerja intern yang juga solid. Untuk menciptakan hal ini Anda haruslah supel dan mampu membawa atmosfir kerja dan teamwork yang profesional.

Ada kalanya Anda juga harus tegas untuk menghadapi kondisi yang ada. Pada tim kerja, Anda juga harus memberikan mereka pengetahuan dan pelatihan yang baik agar mereka bisa menjaga kualitas dan pelayanan usaha Anda supaya pelanggan puas dengan usaha Anda.

5. Marketing Online dan Offline

Agar bisnis wedding organizer Anda dikenal banyak orang dan mendapatkan banyak penawaran, maka Anda harus melakukan promosi. Promosi ini bisa Anda jalankan secara offline dan online. Secara offline Anda bisa menyebar brosur, beriklan di media massa, mengikuti pameran atau mensponsori acara.

Secara online, promosi usaha wedding organizer ini bisa Anda jalankan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain. Selain media sosial, Anda juga bisa mempromosikan usaha Anda melalui instant messaging atau pesan singkat seperti Blackberry Messenger dan WhatsApp atau juga media website serta blog.

6. Service to Customer

Terakhir, tips sukses untuk menjalankan bisnis wedding organizer adalah dengan melayani konsumen dengan sebaik mungkin. Dalam bernegosiasi dengan konsumen, Anda memang akan sering dihadapkan dengan permintaan-permintaan dari mereka. Saat Anda mendapatkan hal ini, Anda tak boleh begitu saja menolaknya.

Lebih dari itu Anda harus mendengarkan, memahami dan menampung keinginan konsumen. Bila memang Anda rasa keinginan konsumen berlebihan dan sangat sulit untuk diwujudkan, Anda harus menjelaskannya dengan baik agar konsumen tidak tersinggung dan bisa menerimanya dengan baik pula.

 

Karunia
Hi Gw Karunia!
Founder accuratecenter.id
Digital Marketer
Content Creator
Writer
Podcaster
Investor
Discuss yuk di WhatsApp 081281091718

About the author

Karunia

Hi Gw Karunia!
Founder accuratecenter.id
Digital Marketer
Content Creator
Writer
Podcaster
Investor
Discuss yuk di WhatsApp 081281091718

Leave a Comment