Cara Izin Usaha Farmasi

Berkembangnya industri Farmasi di Indonesia tidak lepas dari campur tangan lembaga BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), dan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) yang saling bekerja sama untuk memajukan Industri farmasi di Indonesia 

Bertumbuhnya Industri Farmasi di Indonesia juga berkat kemudahan dalam perizinan usaha yang sudah mulai lebih cepat dari sebelumnya, Ibu Rita Endang, Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan BPOM menegaskan Untuk memperoleh rekomendasi dari BPOM hanya diperlukan waktu maksimal 84 hari kerja.

Pemangkasan waktu pengurusan izin dan rekomendasi ini, sambung dia, sejalan dengan semangat pemerintah dalam menerapkan perizinan yang cepat, murah, dan sederhana bersamaan dengan penerapan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Untuk Anda yang tertarik berusaha di Industri Farmasi di Indonesia berikut rincian izin yang diperlukan untuk membuat izin usaha farmasi oleh PTSP(Pelayanan Terpadu Satu Pintu), BPOM(Badan Pengawas Obat dan Makanan),  dan BKPM(Badan Koordinasi Penanaman Modal):

  1. Persetujuan Rencana Induk Pembangunan (RIP) dalam rangka izin prinsip Industri Farmasi dengan lama pengurusan 14 hari kerja sejak permohonan diajukan.‎
  2. Rekomendasi Pemenuhan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk aktivitas produksi obat jadi (Izin Produksi Obat Jadi/CAPA), maupun aktivitas produksi bahan baku obat jadi (Izin Produksi Bahan Baku Obat Jadi/CPBBAOB).
  3. Lama pengurusan terdiri dari Inspeksi lokasi selama 20 hari kerja sejak permohonan inspeksi, evaluasi hasil inspeksi selama 20 hari kerja sejak inspeksi dan evaluasi ‎CAPA 30 hari kerja atau 14 hari kerja untuk CPBBOAB.

 

Dalam pengurusan izin usaha Industri Farmasi bisa saja mengalami kendala-kendala apablia terdapat ketidak sesuaian prosedur BPOM dalam pengolahan proses produksi sehingga harus mengikuti standard baku yang sudah ditentukan, Hal tersebut tentu dapat memperlama proses perizinan.

Permasalahan pencatatan pembukuan dan akuntansi yang diterapkan saat ini apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apakah sistem pencatatan pembukuan saat ini dapat dengan mudah menjelaskan tinggi dan rendahnya biaya ekonomi yang menjadi fokus BKPM  untuk melindungi Investor.

Permasalahan pencatatan pembukuan dan akuntansi untuk perusahaan industri farmasi dapat dengan mudah diselesaikan dengan menggunakan Software Akuntansi yang sudah ada dipasaran saat ini, salah satunya adalah ACCURATE Accounting Software  Enterprise Versi 5.

.

Apabila permasalahan-permalasalahan diatas telah dilengkapi maka izin untuk mendirikan usaha industri farmasi Anda dapat selesai sesuai waktu yang di tentukan.

Yopi
Konsultan Bisnis
Investor Perusahaan Terbuka
085219268059

About the author

Yopi

Konsultan Bisnis
Investor Perusahaan Terbuka
085219268059

Leave a Comment