Cara Mengurus Pendirian PT untuk Perusahaan Anda

Written by Anto

Mungkin sudah sekian lama Anda memiliki usaha namun perusahaan Anda luput dari catatan hukum dan terus bersembunyi agar tidak ketahuan oleh pajak. Tapi sampai kapan harus seperti itu? Kita semua yakin bahwa semua pengusaha ingin menjalankan usahanya secara nyaman dan sah serta diakui secara hukum. Dengan memiliki catatan perusahaan yang jelas, selain memudahkan Anda dalam urusan administrasi seperti pembukaan rekening bank atas nama perusahaan Anda, tentunya akan meningkatkan kepercayaan dari relasi bisnis atau klien terhadap perusahaan Anda. Transaksi usaha kok masih memakai rekening atas nama pribadi? tentunya akan menjadi pertanyaan bagi sebagian besar klien kita. Dengan memiliki legalitas usaha tentunya semua akan menjadi terlihat bonafide dan meningkatkan kepercayaan pihak lain terhadap perusahaan Anda.

Penyebab Umum tidak Segera Mengurus Legalitas Perusahaan

Sebagian besar dari kita tidak mau mengurus legalitas usaha diantaranya adalah sebagai berikut

  1. Masih merasa binisnya aman-aman saja dan tidak ada ancaman dari pemerintah
  2. Khawatir pendapatannya berkurang karena harus membayar pajak penghasilan
  3. Anggapan mahalnya biaya pengurusan legalitas usaha
  4. Sulitnya menjalani proses pembuatan legalitas usaha
  5. dan lain sebagainya.

Itu adalah beberapa alasan umum yang membuat pemilik usaha enggan untuk segera melegalkan badan usahanya.

Pemicu Kesaradan untuk Segera Membuat Legalitas Usaha

Beberapa perusahaan akhirnya mengambil langkah yang tepat dengan membuat legalitas perusahaan biasanya karena hal-hal sebagai berikut:

  1. Perusahaannya semakin berkembang dan merasa akan semakin mudah tercium oleh pemerintah.
  2. Adanya tuntutan dari relasi bisnisnya yang mengharuskan untuk bertransaksi sesuai peratuan perusahaan yang berbadan hukum seperti pengenaan PPN atau PPH dan harus bertransaksi menggunakan rekening atas nama Perusahaan.
Cara Membuat PT untuk Perusahaan Anda

PT atau singkatan dari Perseroan Terbatas adalah badan usaha yang memiliki ketetapan hukum. Karena berketetapan hukum, maka cara mendirikan PT harus mengikuti aturan-aturan hukum yang berlaku dan mengacu pada ketentuan Undang-Undang dan aturan pelaksanaannya. Sebelum Anda mengajukan pendirian PT untuk perusahaan Anda, sebaiknya Anda ketahui dan penuhi terlebih dahulu persyaratan untuk mendirikan PT.

 

Syarat-syarat mendirikan PT

Syarat mendirikan PT  sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah yaitu Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas. Penjelasannya sebagai berikut :

  1. PT harus didirikan oleh minimal dua orang atau lebih.
  2. Telah memiliki akta asli dari notaris dalam Bahasa Indonesia yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.
  3. Fotokopi KTP masing-masing pendiri atau pemegang saham.
  4. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) bagi pendiri yang akan menjabat sebagai direktur.
  5. Salinan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) direktur disertai dengan pas foto 3x4 berwarna sebanyak dua lembar.
  6. Siapkan nama PT. Nama wajib terdiri dari tiga suku kata tanpa mengandung bahasa atau serapan asing.
  7. Siapkan lokasi. Kalau kamu menyewa ruang kantor, maka kamu wajib menyertakan PBB dan bukti kepemilikan tempat usaha.
  8. Foto kantor, tampak luar dan dalam.
  9. Memiliki modal yang disetor minimal 25% dari modal dasar.
Langkah - langkah pendirian PT
  1. Pengajuan nama perusahaan dan penerbitan izin penggunaan nama perusahaan dilakukan dalam satu sistem pelayanan, yaitu di https://ahu.go.id
  2. Setelah kamu memiliki nama untuk PT-mu, dan melengkapi data pendiriannya, langkah selanjutnya adalah membuat Akta Pendirian PT di Notaris. Akta ini bisa dibuat di Notaris yang berada jauh dari lokasi pendirian PT, asal notaris tersebut telah resmi dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM.
  3. Kalau Akta Pendirian PT sudah jadi, selanjutnya Notaris akan mengajukan pengesahan akta tersebut ke Menteri Hukum dan HAM. Akta baru benar-benar sah ketika surat keputusan badan hukum PT dari Menteri Hukum dan HAM keluar.
  4. Pengajuan SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan) di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu)
  5. Pendaftaran perusahaan di Kemenakertrans atau Dinas tenaga kerja
  6. Pengajuan daftar BPJS Ketenagakerjaan secara online di bpjsketenagakerjaan.go.id
  7. Mendapatkan Nomo Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan VAT Collector Number NPPKP (Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak) secara online di https://ereg.pajak.go.id
Modal dan Biaya Pendirian PT

Menurut Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), modal dasarnya adalah Rp50 juta dengan setoran minimal 25% sebagai modal untuk PT yang dibuat. Lalu, bagaimana kalau ternyata modal yang dipunya pas-pasan? Akhirnya pemerintah mengeluarkan aturan baru dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2016 tentang Perubahan Modal Dasar PT, yang isinya mencakup :

  1. Modal dasar PT tetap minimal Rp 50 juta
  2. Namun untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), modal dasar ditentukan berdasarkan kesepakatan para pendiri PT.
  3. Jadi kalau usahamu masuk kriteria UMKM, tidak perlu setor modal Rp 50 juta, tapi sesuai kemampuan saja. Misalnya dari dua orang pendiri masing-masing hanya punya modal Rp 1 juta, maka terkumpul Rp 2 juta dan tetap akan dilayani prosesnya.

Sementara itu, besarnya biaya untuk mengurus pendirian PT kalau menggunakan jasa konsultan dari pihak ketiga yaitu antara Rp11 - 14 juta, tergantung pada besar dan kecilnya skala usaha. Namun jika Anda mau mengurus sendiri setiap prosesnya tanpa menggunakan jasa konsultan, Anda bisa menghemat biaya 8 hingga 10 juta. Anda cukup membayar biaya notaris saja sekitar 4 - 6 juta saja. Namun jika Anda mau mengurus semuanya sendiri otomatis harus mengalokasikan waktu lebih untuk bolak balik antar instansi yang mengurusi pendirian PT.

Anto
Digital Marketer
Pemilik Peternakan Kampung Kelinci
Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk
Pemegang Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
Pemegang Saham PT Aneka Tambang Tbk
Pemegang Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

About the author

Anto

Digital Marketer
Pemilik Peternakan Kampung Kelinci
Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk
Pemegang Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
Pemegang Saham PT Aneka Tambang Tbk
Pemegang Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Leave a Comment