Di Depan Emak Emak, Jokowi Berjanji Menambah Modal Untuk UMKM

umkm Apa yang ada di benak anda ketika mendengar kata pesta? Suasana riang, ceria, penuh canda tawa atau sebuah euforia atas perasaan bebas dari tugas, ataupun masalah besar nan berat? Pesta yang di maksud kali ini adalah sebuah Pesta demokrasi dimana pada bulan April 2019 ini seluruh masyarakat indonesia baik yang tua maupun yang muda akan melakukan pemilihan president. Sejak oktober lalu telah ditetapkan dua pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden yang akan mengikuti kontestasi pada Pilpres 2019 nanti. Kedua paslon tersebut adalah Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno. Berbagai produk kampanye dari kedua paslon mulai digencarkan di berbagai daerah. Gaya kampanye yang disampaikan pun beragam, mulai dengan menyasar kalangan emak-emak di pasar hingga kalangan muda milenial Indonesia Presiden Joko Widodo atau Jokowi berencana menambah suntikan dana bagi para pengusaha kecil dan menengah melalui Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini diutarakan Jokowi saat kunjungan kerja ke Kelurahan Bantarjati, Bogor, Jawa Barat. Dengan penambahan dana PNM, Jokowi berharap masyarakat bisa mengakses program membina ekonomi keluar sejahtera (Mekaar). Bukan tanpa alasan, karena bapak jokowi pun adalah alumni UMKM dan keluarga pak Jokowi masuk dalam keluarga UMKM. Termasuk anak anaknya pak Jokowi yang kita semua juga tau kalau anak beliau jualan Martabak, Pisang yang kelasnya Usaha Mikro. Dan mayoritas pengusaha di indonesia adalah UMKM. Jadi jangan pernah ragukan komitmen Pak jokowi tentang program UMKM. Ucap pak jokowi. Heheh… ” Memang ini menyasar kelompok-kelompok usaha mikro, usaha kecil , Kita ingin nanti ‘suntikan’ untuk PNM akan kita lipatkan biar menyasar lebih banyak lagi, juga rupiah yang dipinjamkan kepada usaha mikro dan usaha kecil ini jauh lebih besar,” Menurut Jokowi, program Mekaar dari PNM sudah ada sejak 2015 lalu. Jokowi menambahkan, target hingga akhir 2018 jumlah nasabah akan bertambah menjadi empat juta dari 3,9 juta yang ada sekarang

Masih Dikalkulasi

Terkait besaran tambahan dana yang akan diberikan, Jokowi mengatakan baru akan dihitung berdasarkan besarnya keinginan warga. “Baru kita hitung, saya lihat ibu-ibu inginnya tidak hanya mendapatkan Rp 2 juta, tetapi ada juga yang mau dapat Rp 5-10 juta,” terang dia. Menurut Pak Jokowi, rencana untuk menyejahterakan masyarakat pelaku usaha mikro dan kecil, memerlukan satu usaha yang lebih, sehingga pemerintah harus turun tangan untuk mengatasi hal tersebut. Itu merupakan kabar yang sangat bagus bagi para pelaku UMKM di indoneisa. Karena pemerintah sangat mendukung kemajuan UMKM. Bukan tanpa alasan pemerintah sangat mendukung kemajuan UMKM di indonesia. Anak nya beliau saja yang bernama “GIBRAN RAKABUMING RAKA” yang membuka usaha berjualan “MARKOBAR”  Martabak Kota Barat. yang sudah sangat terkenal di kalangan anak anak Milenial. Bahkan store penjualan nya sudah tersebar di seluruh indonesia. Maka dari itu pemerintah sangat lah serius dalam membantu mengembangkan UMKM di indonesia. Ada banyak sekali peluang usaha yang menjanjikan di tahun 2019.

Baca Juga : 5 peluang usaha kekinian yang menjanjikan di tahun 2019

Memang suntikan dana untuk UMKM dari pemerintah ini harus di kembalikan suatu saat nanti. Maka dari itu di butuhkan keseriusan dah kegigihan sungguh sungguh dalam menjalankan UMKM. Menjalankan bisnis UMKM agar semakin maju tidaklah mudah, Agar suntikan dana dari pemerintah tidak sia sia di perlukan teknik khusus. Dan yang paling terpenting adalah, siapapun president yang nanti akan terpilih. Kita semua adalah keluarga yang cinta tanah air indonesia. Bukan tentang nomer 1 atau 2. Bukan tentang prabowo atau jokowi. Ini tentang indonesia. Jangan sampai kita terbelah jadi dua. Jangan sampai kita mendukung hingga melupakan indonesia. Siapapun president nya UMKM di indonesia harus jadi pemenang nya… [video width="1280" height="720" mp4="https://entrepreneursquad.id/wp-content/uploads/2019/01/Jokowi-Keluarga-Saya-Juga-Pelaku-UMKM.mp4"][/video]]]>

Bimo

About the author

Bimo

Leave a Comment