Jangan Membawa MacBook Pro Saat Naik Pesawat, Kenapa?

Written by Anto

Sebagai pemilik binsis sepertinya kurang lengkap jika tidak memiliki laptop. Laptop sudah menjadi perangkat yang wajib ada bagi setiap pebisnis saat ini. Di dalam laptop kita bisa menyimpan soft copy dokumen penting, melakukan pekerjaan administrasi dan sebagainya. Selain itu laptop juga menjadi instrumen yang sangat penting untuk membawakan materi meeting dan presentasi bisnis. Salah satu laptop idola para pebisnis kelas menengah ke atas di hampir seluruh dunia adalah laptop keluaran dari perusahaan Apple yaitu MacBook. Namun ada kabar yang bikin deg-degan yaitu bahwa ada jenis laptop MacBook yang mudah meledak dan mudah terbakar. Ini merupakan berita yang bukan main-main bahkan pihak Apple sendiri mengakuinya dengan menuliskan hal ini di dalam blog resminya Apple

Karena hal ini maka Garuda Indonesia mengeluarkan aturan tentang larangan membawa MacBook Pro type tertentu saat menaiki pesawat baik didalam kabin maupun di dalam bagasi. 

Larangan seperti ini juga dikeluarkan oleh European Union Aviation Safety Agency (EASA) serta regulasi dari IATA Dangerous Goods Regulations (Special Provisions A154) terkait pemblokiran produk MacBook.

Adapun model MacBook yang dimaksud adalah MacBook Pro 15 inci (Retina Display) yang dirilis pada pertengahan tahun 2015. Perangkat ini juga dipasarkan antara tahun 2015 hingga 2017.

Dikutip dari Kompas.com "Maskapai nasional Garuda Indonesia mengeluarkan larangan bagi penumpang untuk membawa produk tersebut ke dalam pesawat baik di kabin, bagasi maupun layanan kargo," kata Ikhsan, VP Corporate Secretary Garuda Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Jumat (29/8/2019).

Selain itu, Dirjen Hubud Kementerian Perhubungan juga sudah mengeluarkan  aturan pelarangan yang sama, kepada pemegang AOC 121 dan AOC 135 di Indonesia, termasuk maskapai komersil seperti Garuda Indonesia.

Sebelumnya, lembaga regulator penerbangan sipil Amerika Serikat (AS), FAA, juga melarang para penumpang membawa produk ini ke dalam kabin pesawat. Hal itu dilakukan demi alasan keselamatan lantaran laptop itu mudah terbakar.

Wah ngeri yah jika membaca informasi ini. Semoga kedepannya pembuat produk makin memikirkan keamanan produk dan keselamatan para pengguna atau konsumennya.

Anto
Digital Marketer
Pemilik Peternakan Kampung Kelinci
Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk
Pemegang Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
Pemegang Saham PT Aneka Tambang Tbk
Pemegang Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

About the author

Anto

Digital Marketer
Pemilik Peternakan Kampung Kelinci
Pemegang Saham PT Kalbe Farma Tbk
Pemegang Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
Pemegang Saham PT Aneka Tambang Tbk
Pemegang Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Leave a Comment