Mengenal Funnel Digital Marketing

Written by Rendy

Di Era Digital saat ini perkembangan bisnis di dunia semakin pesat pertumbuhannya. Fenomena ini dipengaruhi oleh jaringan internet yang makin berkembang pesat. Merambahnya bisnis digital juga didukung dengan pola belanja masyarakat yang berubah dari yang tadinya belanja online berubah menjadi belanja online.

masuknya kita pada era digital akan memberikan kita efek positif terhadap tumbuh kembang sebuah usaha untuk memasarkan produk atau jasa dengan cara online yang efektif untuk meningkatkan penjualan. Hal itu dapat terjadi karena adanya media digital, satu teknik pemasaran yang tepat dan banyak digunakan hampir semua perusahaan adalah digital marketing.

Apa Itu Funnel Digital Marketing?

Digital marketing adalah suatu aktivitas promosi atau pemasaran brand dan produk melalui digital (elektronik & Internet), dengan tujuan menarik calon konsumen secara cepat dengan jumlah yang banyak. Sedangkan Marketing Funnel adalah sebuah gambaran perjalanan customer dalam melakukan closing yang digambarkan sebagai sebuah "corong". Corong ini menunjukkan jumlah orang yang pertama kali ditawarkan produk tertentu. Di tahap awal, orang yang dijangkau jumlahnya pasti akan lebih banyak tetapi semakin kebelakang jumlah yang tertarik akan jauh lebih sedikit.

Dan bagaimana Anda menemukan cara yang terbaik bagaimana cara untuk meningkatkan kemungkinan konversi menjadi lebih besar, sehingga dalam proses menawarkan kepada calon pelanggan bisa semakin yakin dan kemudian mantap membeli produk Anda. 

Tujuan Funnel Digital Marketing.

Dikutip dari artikel Marketing Sherpa , Bahwa penelitian yang dilakukan oleh David Kirkpatrick, Bahwa hanya sekitar 50 dari 100 orang  yang siap untuk langsung membeli. Sedangkan banyak customer lainnya yang melalui proses negosiasi dan mebutuhkan layanan bantuan terlebih dahulu sebelum mereka membuat keputusan untuk membeli atau bertransaksi.

Pentingnya untuk tetap memperhatikan marketing Funnel dengan lebih teliti. Menjalin komunikasi dengan para calon pelanggan dan mengajak mereka untuk lebih mengenal perusahaan Anda serta mengetahui apa produk yang ditawarkan dan bagaimana kelebihan serta keuntungannya bagi mereka hingga sampai pada proses pembelian.

Dengan adanya strategi pemasaran yang baik, semua hal tersebut dapat berjalan secara maksimal. Namun agar strategi marketing berjalan sebagaimana mestinya, penting untuk kamu ketahui terlebih dahulu bagaimana cara atau teknik dalam menjalankan digital marketing untuk bisnis Anda. 

Bagaimana Menerapakan Funnel Digital Marketing.

Langkah awal untuk membangun Funnel Digital Marketing Adalah memahami proses pengambilan keputusan customer Anda , yang sering disebut sebagai “customer journey”. Untuk melakukan ini, Anda harus menempatkan diri Anda pada posisi atau keadaan pelanggan saat pertama kali menyadari adanya masalah yang perlu dipecahkan.

5 tahap perjalan pelanggan pada digital marketing funnel. 

  • Kesadaran (Awareness)

tahap pertama di mana konsumen sadar barang apa yang ia inginkan atau butuhkan. Misalnya, Bapak Rendy menonton banyak tips seputar kesehatan dan alat olahraga , selain itu dia juga terpengaruh teman-temannya untuk berolahraga. Barulah ia sadar kalau ia membutuhkan sepatu baru untuk kebutuhan aktifitas olahraganya

  • Penelusuran (Discovery)

Pada tahap kedua ini, pelanggan Anda menyadari inilah saatnya menemukan solusi untuk masalah mereka dan mereka mulai mencari informasi lebih lanjut tentang produk Anda. Kamu bisa melakukan komunikasi secara online dengan calon pelanggan kamu melalui beberapa akses, seperti: website, blog, media sosial (Whatsapp, Instagram, Facebook) dan masih banyak lagi media online lainnya. Di dalam dunia digital, kamu bisa buat membuat calon pelanggan kamu tertarik dengan produk yang kamu jual yaitu dengan cara membuat iklan, email marketing, brosur online, dan masih banyak lagi. 

  • Menimbang-nimbang (Consideration)

tahap ini dimana pelanggan mencari info lebih banyak soal produk yang diinginkannya. Termasuk dalam tahap ini adalah membanding-bandingkan satu merek dengan merek lainnya. Begitu pula yang dilakukan dengan Adi. Mungkin ia mensurvei berbagai jenis sepatu dan merek. Melihat kelebihan dan kekurangan, bahannya, serta harga sepatu.

  • Peminatan (Intent)

Dalam tahap ini, prospek pelanggan Anda mungkin akan secara serius mempertimbangkan produk Anda, dan sekarang menghubungi untuk mengajukan pertanyaan lebih terperinci

  • Membeli (Purchase)

Pada tahap terakhir ini, pelanggan telah memutuskan produk yang benar-benar mereka butuhkan dang ingin membelinya secara online, atau mereka memutuskan untuk menghubungi langsung tim marketing Anda untuk kemudian menyelesaikan pembelian. Mereka mungkin juga mencoba menegosiasikan harga atau memanfaatkan penawaran promosi yang Anda sediakan.

Mempunyai Website Beserta Konten yang Relevan

Kenapa website? Sama halnya dengan berjualan di dunia nyata, berjualan di internet juga memerlukan sebuah toko. Karena Website adalah pintu masuk awal untuk para pelanggan serta identitas dari perusahaan yang Anda jalankan. Website berguna untuk menghimpun informasi bisnis online Anda mulai dari harga produk hingga cara pembayaran

Keputusan untuk membeli tak hanya didasarkan pada produk saja. Seringnya, calon pelanggan juga mempertimbangkan bagaimana pelayanan dan user experience ketika proses menjajaki produk. Itu mengapa, website juga penting untuk Anda perhatikan. 

Menerapkan Online Tool pada website

Salah satu tool analisis yang banyak digunakan adalah Google Analytics . Dengan  menerapkan fitur ini Anda bisa melihat seberapa banyak pengguna yang sudah mengunjungi website.

Google Analytic juga mampu menunjukkan page mana yang perlu Anda perbaiki. Bila ada tanda merah muncul di page tertentu, Anda tinggal klik untuk lihat rinciannya. Bisa jadi konten di page Anda sangat tipis atau pendek sehingga tingkat bounce rate tinggi atau desain chart pembelian Anda terlalu ribet bagi user/visitor. 

Menjalin Komunikasi dengan Leds

Menjalin komunikasi yang kuat antara Anda dan pelanggan Anda dapat menciptakan hubungan pembelian seumur hidup yang bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya. Jadi, coba pikirkan jangka panjangnya, bukan dalam waktu singkat demi penjualan yang banyak sekali waktu.

selalu memperhatikan setiap lead customer itu penting, karena jumlah customer baru yang langsung melakukan pembelian jumlahnya sangatlah sedikit . Cara terbaik dalam membangun relasi dengan pelanggan adalah dengan bersikap ramah, mendekati, dan menghormati mereka. Anda dapat memberikan sedikit dorongan jika diperlukan namun tidak berlebihan sehingga membuat calon customer Anda kesal jadinya.

Rendy
Halo Sobat Entrepreneur ,

Kenalin Nama Gw : Rendy Laksmana
Bekerja sebagai Consultan Analyst di Perusahaan Developer Sistem Akuntansi (Siap membantu Pengusaha dalam merapaikan transaksi dan laporan keuangan perusahaan) Free Konsultasi : 081296921270

"Sukses adalah dimana Persiapan dan Kesempatan bertemu "

About the author

Rendy

Halo Sobat Entrepreneur ,

Kenalin Nama Gw : Rendy Laksmana
Bekerja sebagai Consultan Analyst di Perusahaan Developer Sistem Akuntansi (Siap membantu Pengusaha dalam merapaikan transaksi dan laporan keuangan perusahaan) Free Konsultasi : 081296921270

"Sukses adalah dimana Persiapan dan Kesempatan bertemu "

Leave a Comment