Mengenal Rancangan Sistem Informasi Manajemen Produksi

Mengenal Rancangan Sistem Informasi Manajemen Produksi
Written by Ichsan

Mengenal Rancangan Sistem Informasi Manajemen Produksi

Sistem informasi manajemen adalah sistem pengendalian internal bisnis atau perusahaan yang melibatkan pemanfaatan sumber daya manusia, segala dokumen, prosedur perusahaan hingga produksi untuk membantu pemecahan masalah dalam bisnis. Selain itu sistem informasi manajemen juga digunakan untuk menganalisa sistem informasi lainnya pada operasional organisasi.

Dalam bidang usaha, sangat diperlukan adanya sistem informasi manajemen produksi untuk mendukung serta mengoperasikan segala aktivitas yang berhubungan dengan produksi. Sistem ini membuat pemilik usaha mendapatkan serta memproses data tentang segala aktivitas yang meliputi produksi barang maupun jasa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Dengan manajemen produksi, semua kegiatan produksi menjadi lebih terkontrol. Mulai dari pemilihan bahan baku, penetapan tahapan – tahapan proses produksi, hingga semua data keuangan produksi. Semua hal tersebut dapat diatur dan dikelola dengan bantuan sistem informasi manajemen. Dengan adanya sistem informasi manajemen, sebuah perusahaan akan mampu melakukan pengendalian internal yang termasuk pemanfaatan sumber daya manusia, penggunaan dokumen, pemanfaatan teknologi serta penetapan segala prosedur untuk memecahkan setiap masalah bisnis. Dengan mengatur manajemen produksi sedemikian rupa, maka akan berimbas pada hasil akhir produk yang pasti disukai pasar. Pengaturan manajemen produksi yang baik dan benar akan membantu pemilik usaha untuk mengatur biaya layanan dan produk hingga penetapan strategi bisnis.

Selain itu, pengendalian dan pengaturan semua kegiatan produksi juga meliputi penghitungan dan kontrol keuangan hingga segala tahapan produksi mulai penentuan produk, pemilihan bahan baku, perhitungan data akuntansi atau keuangan perusahaan hingga akhirnya produk tersebut siap dijual pada konsumen.

Penghitungan segala data keuangan seharusnya tidak boleh salah. Karena jika terdapat kesalahan seidkit saja, maka akan mempengaruhi bahkan merubah harga jual akhir suatu produk. Jika harga pokok produksi yang ditetapkan terlalu tinggi maka harga jualnya pun menjadi relatif tinggi juga. Efek sampingnya tentu ada kemungkinan kalah bersaing dengan perusahaan atau badan usaha lain yang menawarkan barang dan jasa sejenis namun mematok harga jual lebih rendah.

Selain itu, kontrol produksi juga sangat perlu diperhatikan untuk meminimalisir error. Kontrol produksi harus di jaga mulai dari proses pemilihan bahan baku hingga proses produksi menjadi bahan jadi yang siap dipasarkan. Jika proses produksi memiliki kecatatan sedikit saja, besar kemungkinannya berakibat kerugian besar bagi perusahaan tersebut.

Bentuk – Bentuk Aplikasi Sistem Informasi untuk Bisnis

Sistem informasi adalah serangkaian proses dan komponen yang saling berhubungan dan mendukung pengumpulan, pemrosesan penyimpanan serta mendstibusikan informasi. Berdasarkan proses tersebut itulah, suatu badan usaha memerlukan manajemen tersendiri untuk mengatur sistem informasi yang dibutuhkan perusahaan, dalam hal ini adalah produksi. Dengan adanya sistem informasi manajemen produksi inilah pemilik usaha akan mendapatkan visualsasi masalah yang mungkin akan muncul saat memproduksi barang serta dapat melakukan analisa terhadap produknya. Untuk itulah dalam sebuah bisnis diperlukan sistem informasi ini. Bentuk pengaplikasian sistem informasi manajemen produksi yang berfungsi untuk mendukung sebuah badan usaha diantaranya sebagai berikut:

  • Aplikasi tesebut adalah bagian dari korporat serta memiliki susunan organisasi
  • Masing – masing area pekerjaan di dalam susunan organisasi telah dibagi menurut fungsi serta tugas yang berbeda – beda
  • Masing – masing area pekerjaan tersebut harus didukung oleh sistem informasinya tersendiri, meski akhirnya tetap dapat membagikan informasi untuk mendukung operasional serta kemajuan usaha, jika perlu.
  • Sebuah sistem informasi yang dipilih disesuaikan dengan bentuk susunan organisasi di masing – masing area pekerjaan sesuai fungsi dan tugasnya
  • Beberapa contoh area pekerjaan menurut fungsi dan tugasnya untuk suatu bisnis: akuntansi, keuangan, produksi, pemasaran dan sebagainya.

Tujuan Sistem Informasi Manajemen Produksi

Sesuai dengan penjelasan pentingnya sistem informasi manajemen produksi, maka tujuan dari adanya sistem ini adalah sebagai berikut:

  • Digunakan untuk merencanakan, memantau serta mengontro proses produksi agar lebih efisien
  • Menghasilkan proses produksi yang efisien serta kontrol penuh untuk memantau kualitas dengan ketat. Sehingga produk yang dihasilkan terjamin kualitasnya
  • Dengan melakukan manajemen produksi, kontrol penggunaan berbagai inventarisasi dapat dilakukan dengan baik.
  • Menghasilkan produk yang tepat

Faktor – Faktor dalam Pengelolaan Manajemen Produksi

Agar kegiatan produksi di berbagai faktor yang dikelola semakin lancar, berikut beberapa faktor – faktor yang harus diperhatikan dalam mengelola manajemen produksi:

  • Bahan produksi
  • Mesin dan peralatan yang mendukung produksi
  • Manusia dan karyawan
  • Modal
  • Manajemen untuk mengfungsionalkan keempat faktor diatas.

Sehingga tanpa adanya manajemen produksi, keberadaan SDM, modal, mesin serta bahan produksi tak akan menghasilkan produk sesuai permintaan konsumen. Sedangkan untuk menilai kinerja sistem operasional dapat dilihat dari bagaimana proses produksi tersebut dilakukan dengan sebaik – baiknya untuk meminimalisir kesalahan mulai dari proses pemilihan bahan baku hingga proses produksi barang jadi termasuk perhitungan akuntansi mengenai produksinya.

Computer Integrated Manufacturing (CIM)

Kualitas produk dan proses produk yang efisien di suatu usaha membutuhkan banyak faktor penentu yang harus diperhatikan. Namun nyatanya dalam proses produksi itu sendiri salah satu faktor yang mendukung segala kegiatan operasional perusahaan. Saat ini komputer adalah salah satu teknologi yang mendukung kegiatan operasional perusahaan. Karena computer berfungsi sebagai alat yang dapat digunakan untuk mencari penyelesaian masalah administrasi, perhitungan, pengarsipan, pengambilan keputusan, hingga pembuatan sistem informasi dan sebagainya.

Dengan semakin majunya teknologi komputer saat ini, maka kegiatan produksi dapat terbantu dan dilakukan dengan lebih efisien. Salah satu proses produksi yang paling mudah dan sangat membutuhkan sistem computer adalah produksi barang. Karena dengan menggunakan computer, pemilik usaha dapat menghitung semua data keuangan termasuk harga pokok produksi, serta memonitor dan mengotomatisasi mesin untuk memproduksi barang. Semua itu didukung dengan manufaktur yang terintergasi dengan Komputer atau computer integrated manufacturing (CIM)

Manfaat dari penggunaan CIM adalah sebagai berikut:

  • penyederhanaan proses produksi, olah desain produk serta manajemen pabrik untuk integrasi dan otomatisasi
  • Otomatisasi proses produksi dan segala fungsi bisnis yang didukung oleh teknologi robot, mesin dan komputer
  • Mengintegrasian segala proses produksi serta segala support yang menggunakan komputer serta teknologi bisnis informasi lainnya.

Sedangkan tujuan umum dari Computer Integrated Manufacturing adalah menciptakan proses produksi yang lebih fleksibel serta lebih efisien dalam menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Oleh karena itu kemunculan sistem computer integrated manufacturing atau sistem komputerisasi ini sangat membantu proses produksi serta pengambilan keputusan manajemen produksi. 

Fungsi dari adanya sistem informasi produksi pada perusahaan adalah menyederhanakan segala proses yang berkaitan dengan produksi, termasuk otomatisasi dan integrasi segala aktivitas yang dibutuhkan untuk memproses hingga menghasilkan produk. Dengan adanya bantuan teknologi, termasuk computer dan teknologi informasi ini sangat membantu pemilik usaha dalam mencapai fungsi ideal sistem informasi produksi mereka di perusahaan mereka.

 

 

Ichsan
Kita tidak akan pernah tau sebelum kita melakukannya. ingatlah satu hal, usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasilnya.

Solution Analyst
Software Akuntansi Accurate

About the author

Ichsan

Kita tidak akan pernah tau sebelum kita melakukannya. ingatlah satu hal, usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasilnya.

Solution Analyst
Software Akuntansi Accurate

Leave a Comment