Pengertian Kas Bon

kas bon
Written by Ichsan

Pengertian Kas Bon

Sebagian besar orang awan terutama yang belum pernah bekerja di perusahaan mungkin masih asing dengan kata kas bon. Kas bon sendiri merupakan suatu hal yang berkaitan dengan gaji yang diperoleh karyawan dari perusahaan tempat dirinya bekerja. Sudah menjadi rahasia umum jika perusahaan memiliki kewajiban dalam memberikan upah baik berupa gaji, upah lembur, upah cuti, maupun pesangon.

Hal tersebut tentu merupakan bentuk dari imbalan atas kerja sama yang dilakukan dengan karyawannya. Selain itu, tidak ada lagi kewajibanyang harus ditanggung oleh perusahaan terhadap karyawannya. Akan tetapi terdapat fasilitas khususyang disediakan oleh perusahaan kepada karyawannya. Salah satu fasilitas khusus dalam hal ini adalah pinjaman dana.

Tidak semua perusahaan menyediakan kebijakan terkait pinjaman kepada karyawannya. Hal tersebut dikarenakan kebijakan pinjaman bukan merupakan kewajiban yang harus diberikan bagi perusahaan kepada pegawainya.

Dalam hal ini, apabila terdapat karyawan yang mengajukan pinjaman maka perusahaan memiliki hal untuk menerima atau menolak pengajuan tersebut. Adapun informasi terkait kebijakan pinjaman dalam perusahaan secara umum dapat dipahami melalui ulasan dibawah ini.

Pengertian Kas Bon

Kas bon merupakan salah satu kebijakan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan dalam bentuk pinjaman. Pinjaman tersebut merupakan pengambilan sebagian dari gaji karyawan pada waktu lebih awal.

Selanjutnya pada akhir bulan, penghasilan dari karyawan tersebut akan dikurangi dengan nominal sesuai dengan kas bon yang diterima sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut, seorang karyawan memiliki alasan-alasan tertentu dalammelakukan pengajuanpinjaman kepada perusahaan.

Jenis Pinjaman Karyawan di Perusahaan

Terkait kebijakan pinjaman pada suatu perusahaan kepada karyawan, terdapat dua jenis pinjaman karyawan. Jenis pinjaman karyawan tersebut terdiri dari kredit lunak dan kas bon karyawan. Dalam hal ini, jenis pinjaman yang umum digunakan oleh sebagian besar perusahaan adalah jenis pinjaman kas bon.

Pinjaman kas bon sendiri biasanya digunakan oleh karyawan ketika sedang dihadapkan dengan kebutuhan mendesak. Pinjaman kas bon tidak memiliki aturan terkait besaran pinjaman yang diajukan. Akan tetapi jumlah yang diajukan biasanya juga tidak boleh melebihi satu per tiga bagian dari total gaji bulanan karyawan terkait.

Sementara itu, kredit lunak merupakan bentuk dari pinjaman berjangka yang disertai dengan bunga sangat rendah atau bahkan mencapai nol persen. Akan tetapi, jenis pinjaman ini biasanya dikhususkan bagi karyawan yang memiliki masa kerja tertentu saja. Pelunasan pinjaman dilakukan dengan cara potong gaji setiap bulannya.

Adapun tujuan dari adanya fasilitas pinjaman karyawan pada suatu perusahaan adalah sebagai bentuk penunjang kesejahteraan karyawan. Selain itu, pinjaman karyawan juga diberikan untuk menunjang aktivitas karyawan yang berkaitan dengan pekerjaannya.

Alasan Karyawan Mengajukan Kas Bon

Adanya kebijakan mengenai pinjaman karyawan dalam suatu perusahaan biasanya juga ditentukan agar dapat meningkatkan loyalitas. Sementara itu, fasilitas pinjaman kas bon dapat digunakan oleh karyawan dengan berbagai alasan yaitu terdiri dari sebagai berikut ini.

  1. Biaya Pendidikan Anak

Sebagian besar karyawan biasanya memberikan kualitas pendidikan terbaik bagi anaknya. Berdasarkan hal tersebut, semakin bagus kualitas pendidikan maka semakin besar juga biaya yang dibutuhkan.

Oleh karena itu, biaya yang mendesak terkait pendidikan anak terkadang membuat karyawan terpaksa melakukan pinjaman kas bon kepada perusahaan. Terlebih jika tanggungan pendidikan yang harus dibayarkan lebih dari satu anak. Oleh karena itu, tidak jarang karyawan akan menggunakan fasilitas pinjamannya di perusahaan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

  1. Biaya Pengobatan atau Persalinan

Karyawan sebagai manusia biasa tentu tidak dapat terhindar dari musibah baik dalam bentuk penyakit maupun kecelakaan. Dalam hal ini, seorang karyawan biasanya juga tidak memiliki tabungan atau persiapan dalam menghadapi musibah tersebut. Selain itu bisa juga tabungan yang dimiliki oleh karyawan tidak cukup untuk menutup biaya pengobatan.

Oleh karena itu, karyawan juga dapat mengajukan pinjaman kas bon untuk dapat digunakan sebagai biaya pengobatan. Akan tetapi saat ini kebanyakan perusahaan sudah mempersiapkan cara untuk menanggulangi pinjaman dalam memenuhi kebutuhan pengobatan. Hal tersebut dilakukan dengan mendaftarkan para pegawainya sebagai anggota BPJS Kesehatan.

  1. Tambahan Dana Renovasi Rumah

Sebagian karyawan juga dapat dihadapkan dengan masalah terkait kondisi rumah yang tiba-tiba mengalami kerusakan parah. Baik disebabkan oleh cuaca buruk atau umur dari rumah yang memang sudah waktunya untuk dibenahi.

Tabungan yang tidak mencukupi serta kurangnya persiapan dana juga dapat menjadi alasan dari pengajuan pinjaman kas bon. Terlebih jika kondisi rumah dalam keadaan rusak parah sehingga harus segera diperbaiki. Maka pinjaman kas bon akan sangat dibutuhkan oleh karyawan dalam kondisi tersebut.

  1. Membeli atau Mengganti Kendaraan

Kendaraan merupakan kebutuhan yang penting sebagai alat untuk mobilitas dalam kehidupan sehari-hari. Apabila kendaraan yang dimiliki sudah tidak layak pakai atau terkena musibah lain seperti kehilangan atau menjadi korban pencurian. Maka hal tersebut juga membuat karyawan dapat mengajukan pinjaman kas bon kepada perusahaan.

  1. Dana Tambahan Untuk Beribadah

Pinjaman kas bon juga dapat digunakan oleh karyawan yang sedang dalam memenuhi kebutuhan beribadah. Kebutuhan ibadah yang biasanya harus dipenuhi dalam hal ini yaitu pelunasan biaya ibadah haji. Pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta kebutuhan lainnya dibarengi dengan pelunasan biaya haji membuat karyawan dapat mengajukan pinjaman kas bon tentunya.

Cara Mengurangi Banyaknya Pengajuan Kas Bon

Tidak semua perusahaan akan dengan serta merta menerima pengajuan pinjaman kas bon dari karyawan. Dalam hal ini, perusahaan biasanya akan mencari cara untuk mengurangi adanya pinjaman kasbon, yaitu dengan cara sebagai berikut ini.

  1. Mendorong Karyawan Melakukan Perbaikan Rencana Keuangan

Pada cara ini, perusahaan akan mendatangkan seorang ahli yaitu financial planner. Materi yang disampaikan oleh financial planner dilakukan pada sesi pelatihan atau pengembangan diri. Dengan demikian, karyawan dapat dilatih untuk bisa membuat tujuan keuangan beserta langkah apa saja dalam pencapaiannya.

  1. Mengadakan Dana Darurat Bersama

Merupakan sebuah program dimana sebagian gaji karyawan akan dipotong dalam jumlah yang telah ditentukan. Potongan gaji tersebut nantinya akan masuk dalam dana darurat yang telah disepakati bersama sebelumnya. Dalam hal ini, jika terdapat karyawan yang sedang membutuhkan dana mendesak dapat melakukan pinjaman atas dana tersebut.

Akan tetapi peminjaman harus dilakukan melalui persetujuan karyawan lainnya. Adapun yang berpihak sebagai kasir dan fasilisator dalam hal ini adalah bagian Human Resource. Selain itu, pihak perusahaan juga dapat memberikan kontribusi pada dana darurat tersebut. Kontribusi dari perusahaan tersebut dinilai sebagai sebuah sumbangan bagi karyawan yang membutuhkan.

  1. Membuat Aturan Ketat Terkait Pinjaman Karyawan

Apabila terdapat seorang karyawan yang mengajukan pinjaman dengan nominal menyentuh angka maksimal. Sementara itu, karyawan terkait melakukan tidak melakukan pelunasan sesuai dengan yang diharapkan.

Maka dalam hal ini perusahaan akan melakukan peninjauan ulang terkait aturan pengajuan pinjaman karyawan. Adapun contoh peraturan yang ditetapkan yaitu membatasi kebutuhan terkait pengajuan pinjaman, mempersingkat jangka waktu pelunasan, mengurangi nilai maksimal pinjaman, dan lain-lain.

Itulah informasi terkait kebijakan pinjaman karyawan atau kas bon pada perusahaan yang harus diketahui. Semoga bermanfaat.

Ichsan
Kita tidak akan pernah tau sebelum kita melakukannya. ingatlah satu hal, usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasilnya.

Solution Analyst
Software Akuntansi Accurate

About the author

Ichsan

Kita tidak akan pernah tau sebelum kita melakukannya. ingatlah satu hal, usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasilnya.

Solution Analyst
Software Akuntansi Accurate

Leave a Comment