Punya masalah Piutang Tidak Tertagih. Lakukan 6 cara Berikut Ini

Written by Rendy

Halo sahabat Entrepreneur. Kali ini kita ngomongin soal piutang macet, piutang macet dapat mengakibatkan piutang menjadi tak tertagih.  Dalam dunia bisnis, piutang macet merupakan salah satu ganjalan yang memperlambat kelancaran bisnis. Halitu bisa menyebabkan cash flow (arus kas) perusahaan menjadi tersendat, padahal sebagai pengusaha, cash is the king, cash adalah raja (hal yang sangat penting). Ketika cash masuk tidak lancar, proses bisnis menjadi terganggu, seperti pembelian stok barang, pembayaran berbagai macam biaya, dan lain-lain. Perlu cara yang tepat dalam menangani piutang macet. berikut ini 6 cara ampuh dalam mengatasi piutang yang macet

1. Menggunakan Sistem Akuntansi untuk Pencatatan Piutang.

Agar piutang tak tertagih tidak banyak terjadi, maka pihak manajemen perusahaan perlu melakukan pengendalian piutang yang baik dan benar, serta dilakukan pengawasan yang ketat dan evaluasi secara berkala. Selain itu, pihak manajemen perusahaan juga bisa menggunakan software akuntansi seperti yang dimiliki oleh ACCURATE ONLINE. Dengan menggunakan ACCURATE, perusahaan bisa mendapatkan banyak fitur yang berguna untuk mengatasi piutang tidak lancar

2. Terapkan Kebijakan Jatuh Tempo
Jatuh tempo merupakan batas waktu akhir pembayaran yang harus dilakukan oleh pihak terutang. Bila sebelumnya perusahaan menerapkan jatuh tempo 30 hari, untuk menghindari piutang macet maka bisa dikurangi jatuh temponya menjadi 15 hari atau hanya menerima pembelian secara tunai.

3. Sering Lakukan Follow Up.
Cara yang pertama merupaka cara umum yang wajib dilakukan setiap perusahaan. Dengan sering melakukan follow Up terhadap piutang yang belum dibayar oleh pihak yang bersangkutan, maka potensi untuk dibayarnya piutang tersebut lebih besar.

Ada kemungkinan pihak yang memiliki hutang lupa bila mereka masih punya piutang yang harus dibayar. Untuk itu perlu dilakukan follow up sehingga tidak sampai menjadi piutang yang tak tertagih

4. Tagih secara Agresif
Apabila cara yang pertama sudah dilakukan namun belum ada hasil, maka Anda perlu melakukan tindakan yang lebih terhadap pihak yang memiliki hutang untuk menagih piutang yang belum lunas. Anda bisa memberikan surat teguran atau peringatan untuk pihak yang terutang.

Hal ini secara perlahan akan membuat pihak terutang terbiasa melakukan pelunasan secepat mungkin. Jadi masalah piutang yang tak tertagih kemungkinan tidak akan terjadi lagi

5. Kenakan Denda Keterlambatan
Dengan mengenakan biaya denda keterlambatan, tentunya akan membuat pihak terutang berifikir dua kali bila saat telat membayar hutang yang harus dibayar. Karena semakin terlambat dari waktu yang sudah ditentukan, maka semakin banyak pula jumlah hutang yang harus dibayar.

6. Blacklist Customer yang Menunda Pembayaran
Bila sudah menggunakan tiga cara di atas namun hasilnya nihil, maka Anda bisa melakukan blacklist terhadap customer yang menunda pembayaran. Mungkin terbilang agak kontroversi, tapi hal ini dilakukan agar Anda tidak mengalami piutang macet.

Namun cara di atas belum dapat dilakukan bila Anda belum memiliki catatan piutang dan laporannya. Akan lebih mudah bila Anda memiliki beberapa laporan piutang seperti laporan kartu piutang, atau laporan piutang jatuh tempo.

Rendy
Halo Sobat Entrepreneur ,

Kenalin Nama Gw : Rendy Laksmana
Bekerja sebagai Consultan Analyst di Perusahaan Developer Sistem Akuntansi (Siap membantu Pengusaha dalam merapaikan transaksi dan laporan keuangan perusahaan) Free Konsultasi : 081296921270

"Sukses adalah dimana Persiapan dan Kesempatan bertemu "

About the author

Rendy

Halo Sobat Entrepreneur ,

Kenalin Nama Gw : Rendy Laksmana
Bekerja sebagai Consultan Analyst di Perusahaan Developer Sistem Akuntansi (Siap membantu Pengusaha dalam merapaikan transaksi dan laporan keuangan perusahaan) Free Konsultasi : 081296921270

"Sukses adalah dimana Persiapan dan Kesempatan bertemu "

Leave a Comment