Strategi Pemasaran Digital di Era Revolusi Industri 4.0

Written by Rendy

 Memasuki era industri 4.0, pertumbuhan pasar global dan jumlah UKM di Indonesia semakin tinggi baik yang online maupun yang offline. Karena perkembangan teknologi, akses internet dan UKM yang semakin kreatif membuat semua pemilik usaha dituntut untuk selalu inovatif dan lebih kreatif lagi dalam menyusun sebuah konsep strategi pemasaran.

Dalam sebuah usaha, strategi pemasaran adalah sebuah jantung dalam kelancaran sebuah usaha. Sebagai seorang pelaku usaha atau pemilik sebuah UKM, anda harus menentukan terlebih dahulu komoditas apa yang sedang atau sangat dibutuhkan pasar sehingga nlai jualnya tingg. Juga perlu mengatur pemasaran modern termasuk pemasaran online maupun offline untuk menganalisa potensi pasar yang dituju.

Untuk mengatur sebuah strategi pemasaran diperlukan beberapa konsep yang dapat dijadikan landasan. Saat ini konsep stategi pemasaran terdapat tiga jenis yaitu konsep strategi pemasaran dasar, strategi pemasaran 4P serta strategi pemasaran 4C.

Konsep Strategi Pemasaran Dasar

Untuk mengembangkan sebuah konsep strategi pemasaran, sebuah perusahaan atau pemilik sebuah UKM, terdapat tiga langkah untuk diterapkan. Ketiga strategi pemasaran tersebut meliputi:

  • Segmentasi Pasar

Melakukan segmentasi pasar artinya membagi pasar menjadi beberapa kelompok pembeli sesuai kesamaan karakteristik, kebutuhan serta perilaku. Dengan melakukan segmentasi pasar maka pemilik usaha dapat menawarkan produk yang berbeda sesuai kelompok masing – masing pembeli.

  • Menetapkan Target Pasar

Menetapkan target pasar dilakukan setelah terdapat segmentasi pasar. Dalam proses ini, aka nada proses evaluasi masing – masing kelompok pasar kemudian memilih beberapa kelompok untuk ditawarkan produk atau layanan. Dalam prakteknya, penetapan target pasar terdiri dari perancangan strategi untuk membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, menawarkan beragam produk sekaligus dan lengkap untuk perusahaan besar atau pasar yang lebih besar. Umumnya suatu badan usaha atau perusahaan akan mencoba satu segmen pasar baru saja, jika sudah berjalan dan berhasil barulah mereka memasuki segmen pasar lainnya.

  • Melakukan Diferensiasi serta posisi pasar

Setelah membagi pasar dalam beberapa segmen dan menetapkan segmen mana untuk ditargetkan, langkah selanjutnya adalah memutuskan cara mendiferensiaskan penawaran dan layanan dan posisi apa yang sedang ditempati dan dibutuhkan untuk masing – masing segmen sasaran. Mendiferensiasi posisi ini bertujuan agar produk yang ditawarkan terlihat unik dan memiliki value yang berbeda dari produk lain yang dijual pemasar lain. Sehingga pembeli memiliki alasan tersendiri mengapa mereka harus membeli produk dari perusahaan anda dibandingkan pesaing anda. 

Strategi Pemasaran 4P

Strategi pemasaran 4P adalah salah satu rumus yang harus dipenuhi unuk menganalisa pemasaran. Strategi pemasaran ini meliputi: Product (produk), Price (harga), Place (lokasi) serta Promotion (promosi).

  • Product

Product atau produk adalah satu aspek yang wajib ditentukan serta perhatikan sejak awal berdirinya suatu usaha atau perusahaan. Produk sendiri merupakan barang atau jasa yang ditawarkan pemasar atau perusahaan kepada pasarnya. Sedari awal, produk yang ditawarkan tersebut harus meliputi ragam, kualitas, desain, merek, kemasan hingga fitur. Suatu perusahaan hendaknya melakukan penelitian hingga penetapan rupa, rasa dan kualitas suatu produk. Dengan begitu pelanggan akan tahu ciri khas produk anda dan tidak serta merta melakukan perubahan atau penurunan serta kenaikan kualitas serta kuantiti produk.

  • Price

Setelah menentukan produk apa yang akan dijual, langkah berikutnya adalah menentukan price atau harga jual. Penetapan harga jual produk meliputi beberapa pertimbangan sebagai berikut: value, diskon, harga promo serta periode pembayaran hingga syarat dan ketentuan untuk melakukan kredit pembayaran bagi para konsumen.  Setelah harga ditentukan, sebaiknya ketetapan harga dilakukan dan harus disesuaikan dengan pemasaran produk yang ditawarkan dan disesuaikan dengan kemampuan  daya beli masyarakat.

  • Place

Setelah menentukan produk dan harga, langkah berikutnya adalah menentukan place atau tempat  dimana produk tersebut akan di jual untuk meraih pasar. Untuk menentukan tempat, pemilik bisnis perlu mempertimbangkan: lokasi, jalur penyaluran distribusi, gudang persediaan, penyedia logistik dan transportasinya

  • Promotion

Setelah dipersiapkan semuanya, langkah terakhir namun tak kalah penting adalah promotion atau promosi. Dalam langkah ini, pemilik usaha mengkampanyekan manfaat atau value produk yang tawarkan. Pelanggan harus dibujuk melalui cara kampanye yang menarik agar mereka mau membeli produk anda. Beberapa media untuk melakukan promosi adalah lewat iklan.

Dengan mempraktekkan keempat strategi pemasaran 4P di atas, maka persiapan launching produk akan lebih siap dilakukan. Dengan persiapan yang matang, pemasaran yang telah terintegrasi pun tercipta dan lebih cepat dan baik dalam mengirimkan nilai produk pada konsumen atau pasar yang telah dibidik.

Namun, sebelum mempraktekkan startegi pemasaran 4P tersebut, langkah yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah 4C. 

Berikut persiapan pemasaran 4C yang disebutkan dalam buku tersebut:

  • Customer Solution (Pelayanan)

Customer solution atau solusi pelanggan adalah pertanyaan yang harus ada di benak para pengusaha. Apakah produk yang akan dijual mampu membantu atau memecahakn permasalahan konsumen saat ini?

  • Customer Cost (Biaya Pelanggan)

Selain mampu memecahkan masalah, biaya yang harus konsumen bayar untuk produk anda juga perlu diperhatikan. Apakah dengan perkiraan harga yang akan anda tetapkan, konsumen mampu dan mau membayarnya sesuai kebutuhan maupun keinginannya.

  • Convenience (Kenyamanan)

Convenience atau kenyamanan maksudnya adalah apakah produk yang anda jual mampu membuat konsumen puas membelinya? Apakah produk anda mudah di raih oleh mereka?

  • Communication (Komunikasi)

Communication atau komunikasi antara pedagang dan konsumen harus lancar. Pedagang perlu mengkomunikasikan value mengapa konsumen sebaiknya membeli produknya. Selain itu dengan komunikasi yang lancar, konsumen menjadi lebih aman untuk melaporkan kendala atau masalah atau bahkan sekedar meminta informasi ketika akan membeli produk anda, untuk itulah gunanya customer service di bisnis anda.

Di era serba digital ini, teknologi semakin berkembang pesat sehingga membutuhkan kecepatan informasi akuntansi. Hal ini menyebabkan para akuntan wajib menggunakan software akuntansi dalam memudahkan pekerjaan meremka yang mengelola laporan keuangan secara professional. 

Dalam penyusunan laporan akuntansi haruslah akurat dan membutuhkan kejelian. Sehingga, mulai banyak para akuntan yang menggunakan software akuntansi untuk membantu mereka dalam melakukan aktivitas akuntansi

 

 

Rendy
Halo Sobat Entrepreneur ,

Kenalin Nama Gw : Rendy Laksmana
Bekerja sebagai Consultan Analyst di Perusahaan Developer Sistem Akuntansi (Siap membantu Pengusaha dalam merapaikan transaksi dan laporan keuangan perusahaan) Free Konsultasi : 081296921270

"Sukses adalah dimana Persiapan dan Kesempatan bertemu "

About the author

Rendy

Halo Sobat Entrepreneur ,

Kenalin Nama Gw : Rendy Laksmana
Bekerja sebagai Consultan Analyst di Perusahaan Developer Sistem Akuntansi (Siap membantu Pengusaha dalam merapaikan transaksi dan laporan keuangan perusahaan) Free Konsultasi : 081296921270

"Sukses adalah dimana Persiapan dan Kesempatan bertemu "

Leave a Comment