Suka Pelihara Binatang? Omset Bisnis Petshop Tembus Rp. 200 Juta Sebulan

Written by Ipin

Suka Pelihara Binatang? Omset Bisnis Petshop Tembus Rp. 200 Juta Sebulan

Anda merupakan orang yang suka dengan hewan, atau sekarang sedang memelihara hewan? Pernahkah terlintas untuk memulai bisnis petshop?

Bisnis Petshop

Bisnis petshop bsa jadi sangat menyenangkan apalagi bagi Anda penyanyang bintang. Banyak hal yang sudah Anda ketahui tentang hewan peliharaan jadi untuk memulai bisnis ini bisa dibilang tidak dari nol.

Sekarang ini banyak orang yang sangat mencitai hewan peliharaannya, malah terkadang ada yang lebih mengurus binatang pelihaaraan daripada diri sendiri. Untuk anda yang pecinta binatang, bisnis petshop bisa jadi penyalur hobi dan bisa mendatangkan keuntungan.

Kecintaan orang terhadap hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, membuat mereka rela untuk mengeluarkan biaya dalam jumlah yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan hewan peliharaan. Berbagai kebutuhan hewan peliharaan, seperti makanan, kandang, mainan, baju, aksesoris, shampoo, dan lainnya, yang tentunya didapatkan dari petshop.

"Memangnya menguntungkan bisnis petshop?"

American Pets Product Association mengungkapkan bahwa pemilik binatang peliharaan menghabiskan lebih dari US$60.28 miliar pada tahun 2015 hanya untuk mengurus binatang peliharaannya. Mereka juga menambahkan bahwa diestimasikan nilai ini akan terus naik pada setiap tahunnya.

Kami sempat wawancara dengan pemilik petshop yang sudah membuka 3 cabang didaerah Jakarta timur. Menurut beliau prospek bisnis petshop semakin menjanjikan dilihat dari omset yang didapat yaitu sampai Rp. 200 juta sebulan. 

Apa yang bisa Anda simpulkan dari sini? Artinya, sangat banyak pecinta binatang peliharaan yang rela menghabiskan uangnya demi binatang kesayangannya. Namun apakah binatang peliharaan melulu hanya menghabiskan uang? Nyatanya tidak, jika Anda pecinta binatang peliharaan, mengapa tidak menjadikan hobi ini sebagai sebuah ide bisnis?

Apa Saja Yang Dibuttuhkan Untuk Memulai Bisnis Petshop?

 

1. Tentukan jenis servis dalam usaha anda
Langkah primer dalam memulai usaha Pet Shop adalah menentukan terlebih dahulu jenis pelayanan yang akan anda tawarkan, misalnya apakah gerai anda hanya melayani jual beli binatang saja, atau hanya salon perawatan binatang, tempat penitipan hewan, jual makanan untuk binatang, atau hanya khusus sebagai tempat menjual aksesoris dan mainan binatang saja.

Umumnya sebuah pet shop akan melakukan bisnis dengan model one stop service, artinya semua jenis pelayanan terhadap kebutuhan hewan akan dilayani guna menambah pemasukan, memperluas sasaran konsumen dan menciptakan image profesional. Jika anda berencana membuka usaha denga sistem one stop service atau pelayanan semua jenis service, maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan rancangan tempat usaha.

2. Tentukan pula jenis binatang yang akan dilayani oleh Pet Shop anda
Umumnya di Indonesia yang paling menguntungkan adalah kucing dan anjing karena pangsa pasarnya besar. Jika anda memilih anjing dan kucing sebagai permulaan bisnis Pet Shop anda, maka anda harus mempunyai beberapa ekor kucing dan anjing sebagai daya tarik calon pelanggan anda.

Jenis anjing dan kucing yang laku dipasaran Indonesia antara lain: kucing persia, kucing ras anggora, dan kicing manx. Harga seekor anakan kucing yang telah berusia enam bulan rata-rata 700ribu hingga 1,5 juta rupiah.

Sementara anjing yang banyak diminati ada banyak jenis, misalnya ras anjing puppy, buldog, pekingessse, poodle, maltase, dan anjing kintamani. Harga seekor anak anjing dari ras-ras tersebut sekitar 1-3 juta rupiah, bahkan untuk kualitas terbaik (show) bisa di atas 10 juta rupiah.

3. Persiapan tempat usaha
Langkah berikutnya adalah mempersiapkan tempat usaha yang nyaman untuk para pelanggan, termasuk kenyamanan bagi binatang-binatang kesayangan. Ruang usaha yang dibutuhkan lumayan luas, misalnya tempat meletakkan kandang, tempat perawatan (pemandian), arena bermain agar binatang tidak stress, dan area untuk menaruh berbagai perlengkapan usaha lainnya. Jika modal anda terbatas, mungkin salah satu bagian rumah bisa dijadikan tempat usaha Pet Shop tentu dengan berbagai plus minusnya.

4. Meminta izin tetangga
Jika tempat usaha anda berada di kawasan yang cukup ramai, maka anda harus memohon izin warga sekitar guna menghindari konflik di kemudian hari. Sebagai pegangan dalam menjalankan usaha tersebut, ada baiknya anda mengajukan permohonan rekomendasi surat izin gangguan ke dinas perizinan di kota anda.

5. Penyediaan peralatan usaha
Sediakan peralatan dan bahan service yang dibutuhkan, seperti kandang besi (harga sekitar 500rb), kolam pemandian, animal toys yang biasanya berbahan karet, dan ragam aksesoris seperti dogglass, kalung rante, dan busana hewan.

Stock makanan binatang dan obat-obatan untuk para hewan ternak merupakan hal yang vital. Ada banyak jenis cat food dan dog food yang menjadi alternatif, misalnya kibble yang terbuat dari campuran daging dan gandum, raw food atau daging mentah, dan juga produk-produk kemasan / biskuit. Selain itu, dalam perawatannya, hewan piaraan terutama anjing dan kucing memerlukan samphoo, spray bulu, obat cacing, obat flu dan vitamin pertumbuhan.

6. Rekrutmen tenaga kerja
Siapkan minimal satu karyawan terlatih untuk membantu menjalankan usaha anda. Anda bersama karyawan anda harus mempunyai pengetahuan dan keterampilan tentang cara pemeliharaan hewan-hewan tersebut. Jika anda mempunyai kecintaan terhadap binatang-binatang piaraan tersebut, tentu akan lebih mudah memahami karakter hewan dan mencari solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi.

7. Perencanaan managemen usaha
Tentukan dan rencanakan manajemen usaha anda, misalnya jam operasional, paket tarif, ragam pelayanan, solusi pembuangan limbah kotoran, dan jalinan kerjasama dengan dokter hewan (petugas) untuk keperluan-keperluan tertentu.

8. Melakukan promosi
Jika semuanya telah siap, maka selajutnya melakukan promosi usaha untuk menarik para calon konsumen. Buat juga website sebagai salah satu media untuk memperkenalkan dan memperluas pemasaran. Jangan lupakan juga media sosial seperti instagram, youtube untuk media promosi bisni petshop Anda.

9. Bangun profesionalitas
Hindari kesalahan-kesalahan dalam menjalankan usaha ini. Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan antara lain: mempekerjakan karyawan yang tidak telaten, tidak bisa memahami kondisi hewan piaraan, pemberian perawatan dan obat yang kurang tepat, serta minim pengetahuan tentang pets.

Untuk menjaga loyalitas pelanggan anda, berikan informasi trik dan tips dalam menjaga dan merawat hewan tersebut, meskipun anda bukan seorang dokter hewan. Dengan hal itu, para konsumen akan menganggap usaha anda sebagai partner yang tepat.

10. Pemenuhan administrasi usaha
Lengkapi administrasi usaha anda sehingga akan terkesan lebih profesional dan bergaransi, misalnya surat izin usaha, surat keterangan dari dinas peternakan, dan jika memungkinkan lindungi usaha anda dengan asuransi. 

Ipin
Cant remember
Never forget

About the author

Ipin

Cant remember
Never forget

Leave a Comment