Tips Memilih Lokasi Usaha Yang Strategis

Ingin memulai bisnis ritel, tetapi bingung tempat seperti apa yang cocok untuk bisnis Anda. Memilih tempat usaha yang strategis adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi laku tidaknya produk atau jasa yang di tawarkan. Bisa di katakan salah satu strategi penentuan lokasi untuk usaha anda adalah hal yang wajib. Menentukan lokasi yang strategis untuk usaha memang terbilang gampang gampang susah, banyak faktor yang harus di pertimbangkan. Terlebih lagi jika anggaran yang minim. Jenis dan sifat usaha pun menjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan lokasi. Sebagai contoh usaha ritel, pilihlah tempat yang berlokasi ramai, dan banyak di lalui orang. Selain itu ada beberapa tips lagi yang perlu di perhatikan dalam menentukan lokasi yaitu :

  1. Harus mudah terlihat
  2. Akses yang mudah
  3. Dekat dengan konsumen
  4. Sewa tempat
  5. Perijinan
  6. Lingkungan sekitar tempat usaha

Memang dari tips tersebut lebih cenderung merekomendasikan untuk membuka usaha di dalam Mall. Akan tetapi kita semua sadar bahawa sekarang ini banyak sekali mall mall khususnya di Jakarta yang dulu berjaya kini mulai redup.

Inilah beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta yang dulu berjaya kini sepi pengunjung:

Plaza Semanggi
Sempat Berjaya 10 tahun lalu, kini plaza semanggi seperti menemukan titik kelesuan pengunjung. Bahkan beberapa bulan terakhir mall ini di tinggal beberapa tenant terlamanya yaitu Centro Departemen Store. Tak heran sepinya pengunjung membuat omzet para tenant menurun sehingga beberapa tenant pun memilih pindah dan tutup.

Pasar Raya Blok M
Lokasinya yang berada di pusat kota, serta dekat dengan area perkantoran, membuat Blok M masi diminati pengunjung, akan tetapi , ramai bukan berarti daya beli terbilang tinggi. Ketika naik ke lantai satu dan dua, mall ini juga tak banyak pengunjung bahkan sekedar untuk melihat lihat pun tak ada

Pulo Gadung Trade Center
Terletak di kawasan Jakarta Timur, mall yang sudah ada sejak tahun 2004 ini ternyata perlahan mengalami senjakala. Mall yang dulunya menjadi tujuan utama para warga pulo gadung, cakung dan sekitarnya perlahan di tinggal beberapa tenant

Blok M Plaza
Mall yang pernah menjadi tempat nostalgia ini mulai di tinggalkan pengunjungnya. Bias di lihat mall ini pernah eksis di era awalnya tahun 2000 an itu dan kini tampak sepi, memang ada beberapa pengunjung, namun tidak banyak aktivitas yang terjadi di gerai dalam mall. Banyak penjaga toko terlihat santai dan tak terlalu sibuk. Pemandangan tersebut terlihat merata mulai dari lantai dua hingga lantai enam. Bahkan diskon hingga 50% di tawarkan oleh para tenant Tidak semua mall di Jakarta mengalami nasib yang seperti di atas. Masih banyak juga mall mall di Jakarta yang hingga saat ini masih tetap eksis dan berjaya.

Kenapa Bisa Seperti Itu? Ada 2 faktor yang membuat itu terjadi.

Faktor pertama adalah akibat dari Kondisi ekonomi global yang berimbas terhadap perekomoian nasional yang belum stabil. Sehingga menyebabkan kondisi bisnis dan pedagang mengalami kelesuan, hawa kehidupan hanya sedikit terlihat di beberapa pusat perbelanjaan.

Faktor kedua adalah efek kemajuan teknologi. Dimana teknologi jaman sekarang ini biasa membuat calon pembeli tidak perlu dating ke toko, hanya melalui Hp yang terhubung dengan internet saja. Mereka sudah biasa membeli tanpa harus berkunjung, sehingga waktu menjadi efisien. Selain strategi memilih tempat usaha. Masih banyak strategi strategi penting lainnya yang bias di jalankan.

Pada poin inilah para pelaku usaha harus pintar dalam merencanakan strategi strategi lainya, agar usahanya semakin berkembang, maju dan jauh dari kata gulung tikar.

Nova

About the author

Nova

Leave a Comment