Usaha Jasa Agent Properti, Bagaimana Cara Mencatat Pembukuannya

Written by Yopi

Agent properti merupakan istilah keren dari kata pialang atau yang biasa disebut juga sebagai makelar propeti. Agent properti kegiatan usahanya adalah menjembatani antara penjual dan pembeli properti, dan keberadaan agent properti  tentu sangat membantu para penjual atau pembeli yang ingi membeli properti, menyewa dan menjual properti yang diinginkan. Jasa Agent properti dalam jual-beli-sewa properti didukung oleh sinergi dukungan lima stakeholder utama yaitu: Pemerintah, Perbankan, Developer, Asosiasi dan Masyarakat.

Agent properti dalam proses deal transaksi jual beli, sewa rumah, tanah dan properti lainnya biasanya Agent properti menetapkan standard komisi yang sudah ditetapkan menurut peraturan Menteri perdagangan minimum 2 Persen (2%) dari nilai transaksi. Berikut perincian detailnya:

  • Komisi 3% untuk harga jual lebih kecil atau sama dengan 1M.
  • Komis 2.5% untuk harga jual antara 1M sampai dengan 3M.
  • Komisi 2% untuk harga jual lebih besar 3M.
  • Untuk komisi sewa dan kontrak yakni 5%.

Untuk dapat menjalankan Usaha sebagai Agent Properti ada banyak hal yang perlu dipersiapkan yang paling penting adalah Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagagan Properti (SIU-P4) yang dikeluarkan oleh Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan Departemen Perdagangan yang setiap lima tahun harus didaftarkan kembali, baik berbentuk PT, CV, Koperasi, Firma ataupun perorangan. 

Jika sudah berbentuk sebagai badan hukum tetap, usaha agent properti tentu sudah harus melakukan pencatatan pembukuan agar dapat memiliki laporan keuangan usaha. Nah bagaimana cara mencatat pembukuannya berikut data-data yang perlu dipersiapkan diantaranya:

Daftar Akun

Daftar akun-akun dibutuhkan untuk pembuatan Laporan keuangan usaha yang akan terjadi ketika melakukan penjurnalan yang berkaitan dengan akun-akun seperti contoh dibawah ini

Daftar Pelanggan

Daftar pelanggan digunakan untuk kebutuhan pembuatan Invoice penjualan dan penjurnalan piutang usaha, pengakuan pendapatan dan perhitungan harga pokok penjualan

List/Daftar Vendor

Daftar Vendor digunakan untuk kebutuhan mencatat transaksi pembelian material bahan baku dan bahan baku pembantu dan barang-barang lain baik untuk kebutuhan stok persediaan ataupun langsung menjadi biaya. dan untuk penjurnalan pengakuan hutang usaha

List/Daftar Barang

List barang dan Daftar Jasa yang dijual kepada pelanggan untuk kebutuhan Invoice pengakuan pendapatan atas jasa yang sudah dihasilkan.

Pencatatan transkasi yang terjadi ketika penjualan unit kepada pelanggan, maka pengakuan pendapatannya adalah sebesar nilai komisi dari harga jual properti

Transaksi Pendapatan Jasa Agent Jurnalnya sebagai berikut:

Piutang Usaha     XXXXX

Pendapatan Jasa Aget     XXXXX

Pada saat Penerimaan Piutang Jurnalnya sebagai berikut:

Bank                XXXXX

Pph 23 Sales   XXXXX

Piutang Usaha     XXXXX

Pencatatan Transaksi biaya-biaya jurnalnya sebagai berikut :

Biaya Listrik         XXXXXX

Kas / Bank                  XXXXXX

Biaya Gaji            XXXXXX

Kas / Bank                XXXXXX

Transaksi Pembelian Jurnalnya sevabagi berikut :

Persediaan Barang     XXXXXX

Hutang Usaha                    XXXXXXX

Pencatatan Pelunasan Hutang Jurnalnya sebagai berikut:

Hutang Usaha      XXXXX

Kas / Bank    XXXXX

Untuk mencatat transaksi pembukuan usaha Jasa Agent properti  tentu terlihat sangat mudah bagi Anda yang sudah memahami pencatatan akuntansi tetapi bagi Anda yang belum memahami pencatatan pembukuan dapat menggunakan Software akuntansi yang sudah digunakan oleh banyak perusahaan salah satunya adalah menggunakan ACCURATE Accounting Software

Yopi
Konsultan Bisnis
Investor Perusahaan Terbuka
085219268059

About the author

Yopi

Konsultan Bisnis
Investor Perusahaan Terbuka
085219268059

Leave a Comment