Usaha Konfeksi, Bagaimana Cara Mencatat Pembukuannya

Konfeksi adalah industri skala kecil menengah yang menjadi tempat pembuatan pakaian jadi seperti, baju kaus, baju kemeja, celana, jaket dan sebagainya. Konfeksi biasanya membuat pakaian jadi yang dilakukan secara massal dalam jumlah yang relatif cukup banyak. 

Keberadaan konfeksi tentu sangat menunjang terhadap kemajuan industri pakaian jadi di Indonesia, dikarenakan selain mengerjakan pembuatan pakaian dari pemesanan pasar lokal, konfeksi juga  bisa menerima mengerjakan maklun yaitu mengerjakan proses jahit sebuah pabrik garmen dalam pembuatan pakaian jadi skala besar untuk pasar lokal maupun pasar ekspor. 

Untuk memajukan usaha konfeksi yang lebih profesional banyak hal yang harus dilakukan seperti investasi di mesin dan peralatan pendukung untuk proses produksi, sistem pemasaran yang lebih baik dan juga sistem pencatatan pembuan yang lebih rapih sehingga bisa menghasilkan laporan keuangan usaha yang lebih cepat dan efisien

Bagaimana cara mencatat pembukuan usaha konfeksi Anda agar lebih rapih, lebih efisien agar menghasilkan laporan keuangan usaha berikut data-data yang harus dipersiapkan diantaranya :

List/Daftar Barang

List barang atau Daftar barang dapat berupa bahan baku, bahan baku pembantu dan barang setengah jadi atau barang jadi yang akan digunakan untuk proses konfeksi

Daftar Akun

Daftar akun-akun dibutuhkan untuk pembuatan Laporan keuangan usaha yang akan terjadi ketika melakukan penjurnalan yang berkaitan dengan akun-akun seperti contoh dibawah ini

Daftar Pelanggan

Daftar pelanggan digunakan untuk kebutuhan pembuatan Invoice penjualan dan penjurnalan piutang usaha, pengakuan pendapatan dan perhitungan harga pokok penjualan

List/Daftar Vendor

Daftar Vendor digunakan untuk kebutuhan mencatat transaksi pembelian material bahan baku dan bahan baku pembantu dan penjurnalan pengakuan hutang usaha

Pencatatan transkasi yang terjadi pada usaha konfeksi Anda tentu harus dilakukan dengan teliti dan minim dari kesalahan pencatatan. Hal tersebut agar laporan keuangan yang dihasilkan tepat sesuai dengan harapan. Berikut Contoh Pencatatan Jurnal transaksi pada usaha Konfeksi :

Transaksi Penjualan Jurnalnya sebagai berikut

Piutang Usaha    XXXXXX

Penjualan         XXXXXXXX

HPP                      XXXXXX

Persediaan Barang Jadi     XXXXXXXX

Transaksi Pembelian Jurnalnya sevabagi berikut :

Persediaan Bahan Baku  XXXXXX

Hutang Usaha                        XXXXXXX

Transaksi Proses Produksi Jurnalnya sebagai berikut :

Persediaan Dalam Proses       XXXXXX

Persediaan Bahan Baku                XXXXXX

Persediaan Barang Jadi         XXXXXX

Persediaan Dalam Proses            XXXXXX

Pencatatan Transaksi biaya-biaya jurnalnya sebagai berikut :

Biaya Listrik         XXXXXX

Kas / Bank                  XXXXXX

Biaya Gaji            XXXXXX

Kas / Bank                XXXXXX

Untuk mencatat transaksi pembukuan usaha konfeksi tentu terlihat sangat mudah bagi Anda yang sudah memahami pencatatan akuntansi tetapi bagi Anda yang belum memahami pencatatan pembukuan dapat menggunakan Software akuntansi yang sudah digunakan oleh banyak perusahaan salah satunya adalah menggunakan ACCURATE Accounting Software

Yopi
Konsultan Bisnis
Investor Perusahaan Terbuka
085219268059

About the author

Yopi

Konsultan Bisnis
Investor Perusahaan Terbuka
085219268059

Leave a Comment